"Sempat berfikir tuk pergi, lari dari kenyataan tapi ku tak bisa jauh darimu" -Slank-
Lagi seneng banget nih sama lagu itu, nggak tau kenapa maknanya dalem gitu..
Tapi ada yang ganjil sih dari lagunya, coba perhatiin "Sempat berfikir untuk pergi" mungkin itu ditunjukkan untuk dia yang sudah pergi, kembali? Mungkin, tapi bukan untuk bersama-sama lagi, tapi dengan alasan yang lain, itupun kalau dikasih kesempatan sama yang diatas..
Hm rasanya hari ini nggak beda dengan hari-hari yang lain, masih memikirkan hal yang sama dan masih merenungi nasib hati yang sama..
Terlalu banyak tawa dan senyum yang dibuat-buat, capek pasti.. tapi kesedihanku bukan untuk dikasihani, makanya aku memutuskan buat nyimpen semuanya baik-baik dan serapi mungkin..
Aku nggak mau orang-orang yang aku sayang juga ikut sedih, mereka orang-orang yang kuat, yang hebat, yang selalu ada di setiap insipirasiku, apalagi dia..
Ketika mengungkapkan kata-kata secara langsung sebegitu beratnya, aku lebih memilih diam dan menulis disini, bukannya aku tidak ingin membagikan ceritaku, tapi untuk apa? apa yang bisa dibanggakan dari semua yang telah hilang?
Aku merintih dan bercerita dengan siapapun se dramatis mungkin juga, nggak buat dia ngerti kan?
Ngelakuin hal semacam itu sama aja kayak menabur garam di tengah luasnya lautan, percuma sob..
Belum ada gambaran kedepannya gimana, kadang-kadang have fun emang harus lepas dari yang namanya comfort zone, mungkin sekarang aku lagi nyaman-nyamannya mengasihani diriku sendiri, ya cukup diriku sendiri tidak untuk orang lain..
Ingin rasanya lepas dari semua kenyataan yang ada, tapi sebegitu pengecut kah aku? Ini hanya sebagian kecil perjalanan hidup sob, hidup nggak berhenti sampai disini aja.. Hahahaha terkesan sangat memunafikan perasaan..
Yaudahlah, biarin aku berada disuatu ruangan, hanya aku yang merasa, hanya aku yang menangis, hanya aku yang tertawa di atas pedihnya perasaan..
Ilmu ikhlas sayangnya juga nggak ada di pelajaran sekolah, kalau ada mungkin aku peminat paling antusias diantara yang lain..
Tapi buat apa ikhlas di omongan tapi nggak ikhlas dihati? Bullshit aja gitu kesannya..
Heran kadang-kadang suka reflect sama perasaan yang menutup-nutupi
Tapi seneng sih, jadi "keliatan" nggak sedih he he he
Banyak hal yang harus dayu raih tahun ini, seharusnya dengan semangat dan dengan doa dari orang yang aku tunggu-tunggu, tapi dayu bisa apa?
Seru ya ternyata nulis blog, rasanya semua tersampaikan meskipun nggak ada yang tau..
Tapi lebih seru nonton tv sambil menghadap tembok sih..
"You gonna miss me when i'am trully gone"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar