"Sebelum kita sejauh matahari kita pernah sedekat nadi"
Hai, bercerita tentang masa lalu ya? Sama saja ketika kita membahasa tentang barang yang sangat kita sukai, tak terhitung lamanya barang itu.. masih saja menarik untuk diperbincangkan.. Mencintai seseorang memang tidak semudah menuang air di dalam gelas, butuh proses dan usaha yang kadang buat kita berhenti bahkan enggan untuk mencobanya lagi..Sedikit banyak aku menghafal tentang sosok laki-laki yang sangat aku cintai bahkan sampai detik ini aku menulis blog untuk yang pertama kalinya, memang dia tidak semenarik berlian yang dijual di toko perhiasan, tapi dia sesuatu yang berharga untuk secapat itu menghilang, bahkan menjauh dari kehidupanku.. Klise memang jika kita sebagai manusia yang tidak kuat dihadapkan dengan kenyataan yang ada, tetapi apakah harus seperti itu? Diam, dan bersembunyi di dalam keresahan yang bernama rindu? Mungkin hanya itu yang dapat aku lakukan sekarang.. Tak ada waktu untuk mengatakan "Aku merindukanmu" Tak terhitung berapa tetes air mata untuk menghilangkannya dipikiranku..Ya aku selalu suka dengan kalimat itu, entah kenapa setiap mendengar dan melihat kalimat tersebut seketika membuatku kembali ke masa yang lalu... Terkesan berlebihan atau gimana aku nggak pernah tau, tapi yang jelas masa lalu merupakan pelajaran yang sedikit banyak membuat kita bertahan atau ada sampai hari ini, lampau memang... tapi apakah yang ada di dalamnya selampau dan sekuno itu? Hanya masing-masing orang yang tau jawabannya..
Aku... sedikit banyak masih mengatasnamakannya di dalam doa, di dalam sebuah permohananku pada-Nya, mungkin dia tidak akan pernah tau, entah sampai kapan rasa ini trus bertahan.. Harus pergi ketika sudah sejauh ini ya sulit, tapi sadar kalau memang aku bukan lagi yang ada dihatinya, entah tergantikan dengan siapa dan dengan sosok yang bagaimana..
"Ketika kamu mencintai seseorang, seharusnya kamu juga tau kapan harus berhenti dan kapan harus mulai lagi"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar